Strategi Guru dan Hambatan Implementasi dalam Menangani Temper Tantrum pada Anak Usia Dini

Siti Inaya Sari Mokoginta, Salma Halidu, Nursiti Aisyah Paputungan, Siti Nurjana Gani, Asni Ilham

Sari


Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan strategi guru dalam menangani temper tantrum pada anak usia dini di TK Negeri Setia Budi Bakan. Temper tantrum merupakan ledakan emosi yang umum terjadi pada anak usia dini dan ditunjukkan melalui berbagai perilaku seperti menangis, berteriak, meronta, hingga perilaku agresif lainnya. Kondisi tersebut dapat menghambat proses pembelajaran serta memengaruhi perkembangan sosial dan emosional anak apabila tidak ditangani secara tepat. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian studi kasus. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Subjek penelitian terdiri atas dua orang guru kelas yang memiliki pengalaman dalam menangani anak yang mengalami temper tantrum di TK Negeri Setia Budi Desa Bakan. Hasil observasi menunjukkan bahwa perilaku temper tantrum masih sering terjadi pada anak usia 4–5 tahun dengan jumlah sekitar 3–5 anak setiap hari. Perilaku tersebut umumnya muncul ketika anak tidak ingin berpisah dengan orang tua, mengalami konflik saat berebut mainan, atau ketika keinginan mereka tidak terpenuhi. Berdasarkan hasil penelitian, guru menerapkan tiga strategi utama dalam menangani temper tantrum, yaitu mendiamkan sambil tetap mengawasi anak untuk memberikan kesempatan menenangkan diri, membujuk serta mengalihkan perhatian anak ke aktivitas lain yang lebih positif, dan memberikan konsekuensi logis yang bersifat mendidik sesuai dengan perilaku yang ditunjukkan anak. Penerapan strategi tersebut dinilai efektif dalam membantu anak mengendalikan emosinya, menciptakan suasana belajar yang kondusif, serta mendukung perkembangan sosial dan emosional anak secara optimal.

Kata Kunci


Sreategi Guru; Temper Tantrum; Anak Usia Dini

Teks Lengkap:

PDF

Referensi


Agustini, D. (2025). Manajemen Tantrum Seumur Hidup: Integrasi Psikologi Modern Dan Pendidikan Islam Dalam Regulasi Emosi Anak Hingga Dewasa. Lisyabab: Jurnal Studi Islam Dan Sosial, 6(1), 125–143. https://doi.org/10.58326/jurnallisyabab.v6i1.389

Fuadaturrahmah, F., Affandi, A., Setiari, D., Tarigan, E., Waruwu, D. S., Habibi, S. A., & Anggraini, D. R. (2024). Manajemen Perilaku Adaptif Pada Siswa Berkebutuhan Khusus Di Yayasan Pendidikan Anak Cacat Kota Medan Sumatera Utara. Jurnal Pengabdian Masyarakat Bangsa, 2(4), 1081–1086. https://doi.org/10.59837/jpmba.v2i4.949

Hande, M. G., Djoehaeni, H., & Gustiana, A. D. (2026). Strategi Kolaborasi Guru-Orang Tua melalui Gerak dan Lagu untuk Regulasi Emosi Anak Usia 2-3 Tahun. PAUDIA, 247–258. https://doi.org/10.26877/paudia.v15i2.3257

Harahap, Z. I., Munawwarah, M., & Andriansyah, A. (2026). Gambaran Pola Asuh Gen Z Terhadap Regulasi Emosi Anak Usia 2-3 Tahun. Aulad: Journal on Early Childhood, 9(1), 123–134. https://doi.org/10.31004/aulad.v9i1.1552

Hartika, H. (2025). Eksplorasi Pola Asuh Orangtua Dalam Menghadapi Tempertantrum Anakusia 2-5tahun Di Kelurahan Purangi Kecamatan Sendana [(Doctoral Dissertation, Universitas Islam Negri Palopo).]. Http://Repository.Uinpalopo.Ac.Id/Id/Eprint/11963

Islami, F. P. (2024). Parenting untuk Menyikapi Perilaku Tantrum pada Anak Usia Dini melalui UPP Sang Surya. EduPsyCouns Journal, 6(1), 14–20. https://ummaspul.e-journal.id/Edupsycouns/article/.

Kandiri, K., & Arfandi, A. (2021). Guru sebagai model dan teladan dalam meningkatkan moralitas siswa. Edupedia: Jurnal Studi Pendidikan Dan Pedagogi Islam, 6(1), 1–8. https://doi.org/10.35316/edupedia.v6i1.1258

Pratiwi, R., & Pratiwi, I. N. (2025). Hubungan Pola Asuh Orang Tua Dengan Perilaku Temper Tantrum Pada Anak Usia Pra Sekolah: Literatur Review. Jurnal Riset Kesehatan Nasional, 9(1), 29–42. https://doi.org/10.37294/jrkn.v9i1.641

Rahmaningrum, A., & Fauziah, P. (2020). Peran guru pada pengasuhan anak dari keluarga tenaga kerja Indonesia. Jurnal Obsesi: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 5(2), 1282–1292.

Sari, M., & Sitepu, J. M. (2024). Peran guru dalam mengatasi anak temper tantrum melalui metode time out pada aktivitas pembelajaran. Murhum: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 5(1), 230–241.

Sari, P. P., Rahman, T., & Mulyadi, S. (2020). Pola Asuh Orang Tua terhadap Perkembangan Emosional Anak Usia Dini. Jurnal PAUD Agapedia, 4(1), 157–170.

Shadilla, S., & Nasution, F. (2025). Strategi Guru dalam Menangani Anak Usia Dini yang Mengalami Temper Tantrum. Jurnal Raudhah, 13(2), 251–268. http://dx.doi.org/10.30829/raudhah.v13i2.5277

Sugiyono. (2022). Metode penelitian kuantitatif, kualitatif, dan R&D. Alfabeta.

Susanti, Y. (2018). Implementasi Metode Time Out dalam Mengontrol Emosi Anak Usia Dini (Studi di TK Inklusi Mutiara Hati Bandung). IAIN Syekh Nurjati.

Triwahyuni, E. (2018). Penanganan Misbehavior Pada Anak Usia Dini Yang Menganggu Di Kelas. JURNAL AUDI: Jurnal Ilmiah Kajian Ilmu Anak Dan Media Informasi PAUD, 3(1), 47–55. https://doi.org/10.33061/ad.v3i1.2073

Wijaya, P. R. (2025). Kolaborasi Guru PAUD dan Bimbingan Konseling dalam Menstimulasi Perkembangan Sosial-Emosional Anak Usia Dini. Jurnal IKA PGSD (Ikatan Alumni PGSD) UNARS, 16(2), 451–459. https://doi.org/10.36841/pgsdunars.v16i2.7797

Yusra, Z., Zulkarnain, R., & Sofino, S. (2021). PENGELOLAAN LKP PADA MASA PENDMIK COVID-19. Jurnal Pembelajaran Seumur Hidup, 4(1), 15–12. https://doi.org/https://doi.org/10.33369/joll.4.1.15-22




DOI: https://doi.org/10.61316/jrma.v4i2.372

Refbacks

  • Saat ini tidak ada refbacks.


 This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International