Persepsi dan Kendala Petani Kakao terhadap Praktik Fermentasi Biji Kakao di Desa Samasundu

Muthia Natasya Kautsar, Sainab Sainab, Nining Diah Andayani

Sari


Fermentasi biji kakao merupakan tahap penting dalam pembentukan mutu, tetapi penerapannya di tingkat petani tidak selalu mengikuti Standar Operasional Prosedur (SOP). Penelitian ini bertujuan menganalisis persepsi, pengalaman, dan kendala petani terhadap praktik fermentasi kakao di Desa Samasundu, Kecamatan Limboro, Kabupaten Polewali Mandar. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan orientasi eksploratif. Data utama diperoleh melalui wawancara mendalam terhadap 10 petani kakao, observasi lapangan, dan dokumentasi; wawancara dengan pedagang pengumpul dan penyuluh pertanian digunakan sebagai triangulasi sumber. Data dianalisis secara tematik mengikuti alur reduksi data, penyajian data, serta penarikan dan verifikasi kesimpulan. Hasil menunjukkan bahwa informan petani memandang fermentasi penting bagi mutu biji kakao, tetapi penerapan SOP dibatasi oleh kebutuhan likuiditas, keterbatasan sarana, akses informasi harga yang rendah, minimnya pendampingan, serta ketergantungan pada pedagang pengumpul. Penggunaan karung sebagai wadah fermentasi mencerminkan persistensi praktik lokal yang dianggap lebih praktis dalam kondisi sumber daya terbatas. Temuan ini bersifat kontekstual pada informan yang diwawancarai dan menunjukkan perlunya dukungan sarana, pendampingan berkelanjutan, akses informasi pasar, dan mekanisme insentif mutu yang lebih jelas.


Kata Kunci


Fermentasi Kakao; Persepsi Petani; Kendala; Nilai Jual; Pascapanen

Teks Lengkap:

PDF

Referensi


Adriansyah, D., Wahyudi, E., & Fiqtinovri, S. M. (2026). Post-harvest processing and smallholder cocoa farm profitability : evidence from indonesian cocoa production. 11(1), 470–479.

Ariningsih, E., Purba, H. J., Sinuraya, J. F., Septanti, K. S., & Suharyono, S. (2021). Permasalahan Dan Strategi Peningkatan Produksi Dan Mutu Kakao Indonesia. Analisis Kebijakan Pertanian, 19(1), 89. https://doi.org/10.21082/akp.v19n1.2021.89-108

Ariyanti, M. (2017). KARAKTERISTIK MUTU BIJI KAKAO (Theobroma cacao L) DENGAN PERLAKUAN WAKTU FERMENTASI BERDASAR SNI 2323-2008. Jurnal Industri Hasil Perkebunan, 12(1), 34.

Arsyad, W., Mardiyanti, S., Nadir, N., Nailah, N., & Molla, S. (2023). Risiko Produksi dan Pendapatan Usahatani Kakao di Desa Kuajang Binuang Kabupaten Polewali Mandar. Agricultural Socio-Economic Empowerment and Agribusiness Journal, 1(2), 76. https://doi.org/10.20961/agrisema.v1i2.64433

Dina Ainun Zainuddin, I. M. (2024). KARAKTERISASI DAN ANALISIS MUTU FISIKO-KIMIA BIJI KAKAO (THEOBROMA CACAO L.) YANG DIFERMENTASI MENGGUNAKAN WADAH KARUNG PLASTIK BERDASARKAN WAKTU PENGERINGAN. Jurnal Teknologi Kimia Unimal, 2(November), 132–148. https://doi.org/https://doi.org/10.29103/jtku.v13i2.18977

Fikram, A., & Amrullah, A. (2026). Probabilitas Adopsi Teknologi Fermentasi Kakao : Peran Literasi , Permodalan , dan Pengalaman Usahatani Tanaman Kakao ( Theobroma cacao L .). JURNAL SOSIAL EKONOMI PERTANIAN, 22(1), 67–77. https://journal.unhas.ac.id/index.php/jsep/article/view/50051

Iskandar, E., Amanah, S., Hubeis, A. V. S., & ... (2020). The Prominent Role of Agricultural Extension System on Cocoa Agribusiness Development in Aceh, Indonesia. Jurnal Penyuluhan, 16(02), 199–212. https://www.researchgate.net/profile/Elvira-Iskandar/publication/344851294_The_Prominent_Role_of_Agricultural_Extension_System_on_Cocoa_Agribusiness_Development_in_Aceh_Indonesia_Peran_Utama_Sistem_Penyuluhan_Pertanian_dalam_Pengembangan_Agribisnis_Kakao_

Kompas.com (2025). Dilema Industri Kakao Indonesia: Kualitas dan Importasi-Sumber data harga.

Matous, P., & Bodin, Ö. (2024). Hub-and-spoke social networks among Indonesian cocoa farmers homogenise farming practices. People and Nature, 6(2), 598–609. https://doi.org/10.1002/pan3.10578

Matthew B. Miles, A. Michael Huberman, J. S. (2014). Qualitative Data Analysis A Methods Sourcebook Edition 3. Arizona State University. https://d1wqtxts1xzle7.cloudfront.net/43491723/Miles___Huberman_Data_analysis-libre.pdf?1457423966=&response-content-disposition=inline%3B+filename%3DMiles_Huberman_Data_analysis.pdf&Expires=1784881753&Signature=ZswSBRsyKHzFUscQDCkt0tbKxkzCJ16JIyMCgto18jg

Morgan, H. (2024). Using Triangulation and Crystallization to Make Qualitative Studies Trustworthy and Rigorous. Qualitative Report, 29(7), 1844–1856. https://doi.org/10.46743/2160-3715/2024.6071

Muh. Arman Yamin Pagala, & Megawati. (2023). Comparative Analysis of Cocoa Certification and Non-Certification Farming in Kelapa Dua Village, Anreapi District, Polewali Mandar Regency. AgriDev, 1(2), 14–21. https://doi.org/10.33830/agridev.v1i2.4439.2023

Natasya Kautsar, M., Arsyad, M., & Nixia Tenriawaru, A. (2024a). Existing Performance of Cocoa Agroindustry: Learn From Pt. Indonesia Hijau, Polewali Mandar, Indonesia. BIO Web of Conferences, 96, 1–13. https://doi.org/10.1051/bioconf/20249607012

Nurazizah, N., Rianse, I. S., & Limi, M. A. (2022). DAMPAK KEMITRAAN TERHADAP PRODUKSI DAN PENDAPATAN USAHATANI KAKAO (Theobroma cacao) PADA PT.TMCI (Tanah Mas Celebes Indah) Di KECAMATAN LALEMBUU KABUPATEN KONAWE SELATAN. JAS (Jurnal Agri Sains), 6(1), 83. https://doi.org/10.36355/jas.v6i1.854

Pitri, Ira Wanda Rahyuni .Farid Denhar Baros, Fitriya Ichda Setiawati, Sudarti Sudarti, F. K. A. A. (2024). Kajian Faktor yang Berpengaruh terhadap Mutu Produk Unggulan Biji Kakao Nusantara. 10(24.2), 568–577. https://doi.org/https://jurnal.peneliti.net/index.php/JIWP/article/view/3200

Qalsum, U., Qamarani, J. M., Suryani, N., & Santri, L. (2025). Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Keputusan Petani Dalam Melakukan Fermentasi Biji Kakao Di Kabupaten Soppeng Provinsi Sulawesi Selatan. Bisnis Tani, 11(1), 2025. https://doi.org/10.35308/jbt

Rhamadani, N., Darma, R., & Arsal, A. (2023). Restorasi Agribisnis Kakao di Kecamatan Lilirilau Kabupaten Soppeng dari Aspek Sosial, Ekonomi dan Kelembagaan Petani. Jurnal Galung Tropika, 12(3), 348–364. https://doi.org/10.31850/jgt.v12i3.1126

Ridha, A., Masbar, R., Aliasuddin, & Silvia, V. (2022). Asymmetric Price Transmission in the Cocoa Supply Chain in Indonesia. Economia Agro-Alimentare, 24(1). https://doi.org/10.3280/ecag2022oa12888

Sabahannur, S., Syam, N., & Ervina, E. (2023). MUTU FISIK DAN KIMIA BIJI KAKAO (Theobroma cacao L.) PADA BEBERAPA JENIS KLON. AGROTEK: Jurnal Ilmiah Ilmu Pertanian, 7(2), 99–107. https://doi.org/10.33096/agrotek.v7i2.347

Sainab, Muthia Natasya Kautsar, Mardia, Nahdah, S. (2025). Sustainability Entrepreneurship Strategy in Increasing the Sustainability and Competitiveness of the Cocoa Industry. JOURNAL LA LIFESCI, 06(04), 11–326. https://doi.org/10.37899/journallalifesci.v6i4.2510

Sainab, & Kautsar, M. N. (2025). Market Demand and Economic Performance Analysis of PT. Indonesia Hijau’s Cocoa Industry Competitiveness. Tarjih : Agribusiness Development Journal, 5(01), 148–155. https://doi.org/10.47030/tadj.v5i01.952

Sucipto, C. W. V., & Handoko, Y. A. (2023). Analisis Perbandingan Kualitas Biji Kakao (Theobroma cacao L.) dengan Berbagai Wadah Fermentasi Menggunakan Kultur Campur. Teknotan, 16(3), 182. https://doi.org/10.24198/jt.vol16n3.8




DOI: https://doi.org/10.61316/jrma.v4i2.455

Refbacks

  • Saat ini tidak ada refbacks.


 This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International