Focus & Scope

Fokus dan Ruang Lingkup

Jurnal Riset Multidisiplin: Agrisosco adalah jurnal ilmiah multidisiplin yang menerbitkan artikel hasil penelitian, artikel review, kajian konseptual, studi kasus, kajian kebijakan, pengembangan model, serta inovasi terapan dalam berbagai bidang ilmu yang relevan dengan pembangunan masyarakat, pemberdayaan, agrokompleks, lingkungan, teknologi, pendidikan, kesehatan masyarakat, hukum, pemerintahan, dan pembangunan daerah.

Jurnal ini berfokus pada pengembangan ilmu pengetahuan dan pemecahan masalah masyarakat melalui pendekatan multidisiplin, khususnya yang berkaitan dengan pembangunan daerah, pemberdayaan masyarakat, pengelolaan sumber daya alam, ketahanan pangan, tata kelola, inovasi teknologi, serta peningkatan kualitas sumber daya manusia.

Ruang lingkup kajian Jurnal Riset Multidisiplin: Agrisosco meliputi bidang-bidang berikut.

1. Agrokompleks, Pangan, dan Lingkungan

Ruang lingkup ini mencakup kajian dalam bidang pertanian dalam arti luas, kehutanan, peternakan, perikanan, pangan, sumber daya alam, dan lingkungan. Topik yang dapat diterima meliputi:

  • Pertanian tanaman pangan, hortikultura, dan perkebunan.
  • Kehutanan, agroforestri, konservasi hutan, dan hasil hutan.
  • Peternakan, nutrisi ternak, produksi ternak, dan kesehatan ternak.
  • Perikanan, akuakultur, dan sumber daya perairan.
  • Agribisnis dan kelembagaan petani, peternak, nelayan, serta masyarakat sekitar hutan.
  • Teknologi budidaya, mekanisasi, dan inovasi agrokompleks.
  • Teknologi pascapanen dan pengolahan hasil pertanian, peternakan, kehutanan, dan perikanan.
  • Ketahanan pangan, keamanan pangan, dan diversifikasi pangan.
  • Pengelolaan sumber daya alam dan lingkungan.
  • Pertanian berkelanjutan, perubahan iklim, dan konservasi biodiversitas.

2. Sosial, Budaya, dan Pemberdayaan Masyarakat

Ruang lingkup ini mencakup kajian tentang masyarakat, budaya, komunitas, perubahan sosial, dan pemberdayaan masyarakat. Topik yang relevan meliputi:

  • Pembangunan masyarakat pedesaan, pesisir, perkotaan, dan kawasan hutan.
  • Pemberdayaan masyarakat dan modal sosial.
  • Kemiskinan, ketimpangan, dan kesejahteraan sosial.
  • Kearifan lokal, budaya, dan tradisi masyarakat.
  • Gender, keluarga, anak, dan kelompok rentan.
  • Konflik sosial dan resolusi konflik.
  • Partisipasi masyarakat dalam pembangunan.
  • Komunikasi sosial, literasi masyarakat, dan media komunitas.
  • Transformasi sosial akibat teknologi, ekonomi, dan kebijakan publik.

3. Ekonomi, Bisnis, dan Pembangunan Daerah

Ruang lingkup ini mencakup kajian ekonomi, bisnis, kewirausahaan, dan pembangunan wilayah. Topik yang dapat diterima meliputi:

  • Ekonomi pembangunan dan ekonomi regional.
  • UMKM, koperasi, dan ekonomi kreatif.
  • Agribisnis, agroindustri, dan rantai nilai produk lokal.
  • Kewirausahaan masyarakat dan bisnis berbasis potensi daerah.
  • Keuangan, akuntansi, audit, dan tata kelola usaha.
  • Ekonomi digital dan inovasi bisnis.
  • Pemberdayaan ekonomi masyarakat.
  • Pengentasan kemiskinan dan peningkatan pendapatan masyarakat.
  • Pembangunan desa, daerah, kawasan pertanian, kawasan hutan, dan kawasan pesisir.

4. Hukum, Politik, Pemerintahan, dan Kebijakan Publik

Ruang lingkup ini mencakup kajian hukum, politik, pemerintahan, administrasi publik, dan kebijakan pembangunan. Topik yang relevan meliputi:

  • Hukum agraria, kehutanan, lingkungan, dan sumber daya alam.
  • Hukum tata negara dan administrasi pemerintahan.
  • Kebijakan publik dan evaluasi kebijakan.
  • Pemerintahan daerah dan otonomi daerah.
  • Tata kelola pemerintahan dan pelayanan publik.
  • Demokrasi, partisipasi politik, dan kelembagaan lokal.
  • Reformasi birokrasi dan akuntabilitas publik.
  • Kebijakan pertanian, pangan, kehutanan, peternakan, lingkungan, dan sosial.
  • Perlindungan hukum bagi masyarakat, petani, peternak, masyarakat adat, dan kelompok rentan.

5. Teknologi, Teknik, MIPA, dan Inovasi Terapan

Ruang lingkup ini mencakup kajian teknologi, rekayasa, sains terapan, dan inovasi yang mendukung pembangunan masyarakat, agrokompleks, lingkungan, pendidikan, kesehatan, dan tata kelola. Topik yang dapat diterima meliputi:

  • Teknologi tepat guna untuk masyarakat.
  • Teknik pertanian, mekanisasi, dan teknologi pascapanen.
  • Teknologi informasi, sistem informasi, dan data science terapan.
  • Kecerdasan buatan, Internet of Things, dan digitalisasi sektor publik atau agrokompleks.
  • Energi terbarukan dan efisiensi energi.
  • Teknik lingkungan dan pengelolaan limbah.
  • Matematika, statistika, dan pemodelan terapan.
  • Biologi, kimia, fisika, dan sains lingkungan terapan.
  • Inovasi teknologi untuk pertanian, kehutanan, peternakan, pendidikan, kesehatan, dan masyarakat.

6. Pendidikan, Bahasa, Literasi, dan Kesehatan Masyarakat

Ruang lingkup ini mencakup kajian pendidikan, bahasa, literasi, dan kesehatan yang berkaitan dengan peningkatan kualitas sumber daya manusia dan kesejahteraan masyarakat. Topik yang relevan meliputi:

  • Pendidikan dasar, menengah, tinggi, vokasi, dan pendidikan masyarakat.
  • Model, strategi, media, dan evaluasi pembelajaran.
  • Pendidikan karakter, pendidikan inklusif, pendidikan multikultural, dan pendidikan lingkungan.
  • Literasi masyarakat, literasi digital, literasi bahasa, dan literasi sains.
  • Bahasa, komunikasi, pembelajaran bahasa, dan kajian kebahasaan.
  • Kesehatan masyarakat dan promosi kesehatan.
  • Gizi masyarakat, kesehatan keluarga, dan kesehatan lingkungan.
  • Kesehatan kerja dan keselamatan masyarakat.
  • Intervensi pendidikan dan kesehatan berbasis komunitas.

Batasan Ruang Lingkup

Jurnal ini mengutamakan naskah yang memiliki kontribusi ilmiah, relevansi sosial, serta keterkaitan dengan pembangunan masyarakat, pemberdayaan, pengelolaan sumber daya, inovasi terapan, kebijakan publik, atau peningkatan kualitas sumber daya manusia.

Naskah yang bersifat terlalu umum, tidak memiliki dasar ilmiah yang memadai, atau tidak memiliki keterkaitan dengan fokus multidisiplin jurnal tidak termasuk dalam prioritas publikasi.